Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 77 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar bekerja sama dengan Universitas Patria Artha (UPA) menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai stunting bagi masyarakat Desa Sanrobone. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 12 Agustus 2025, sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Penyuluhan kesehatan stunting ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya risiko permasalahan gizi pada ibu hamil, bayi, dan balita di berbagai wilayah pedesaan. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Dampak stunting tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan kognitif, kesehatan jangka panjang, serta produktivitas di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
kegiatan ini diikuti oleh warga Desa Sanrobone, khususnya para ibu, kader kesehatan, serta aparat desa. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi dan keaktifan warga selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar bersama tim dari Universitas Patria Artha menyampaikan materi penyuluhan secara sistematis dan komunikatif agar mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan.
Materi penyuluhan yang disampaikan mencakup
pengertian stunting, faktor penyebab terjadinya stunting, dampak jangka pendek
dan jangka panjang, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di
tingkat keluarga dan lingkungan. Penekanan utama diberikan pada pentingnya
pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita, penerapan pola asuh yang
tepat, pemberian ASI eksklusif, pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin,
serta menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan.

