MAHASISWA EKONOMI ISLAM STUDI TOUR DI PABRIK PT. ANEKA DAUR ULANG MAKASSAR

  • 18 Desember 2019
  • 12:00 WITA
  • Administrator
  • Berita

            Mahasiswa jurusan Ekonomi Islam angkatan 2019 telah melakukan kegiatan Study Tour pada hari Rabu tanggal 18 Desember 2019 di perusahaan PT. Aneka Daur Ulang di Jl. Kima Raya II. Kegiatan ini merupakan tugas mata kuliah Pengantar Manajemen dan Bisnis. Dalam kegiatan ini Mahassiswa di dampingi langsung oleh Dosen mata kuliah tersebut, yang bernama pak Trisno Wardy Putra, S.Sos, M.E.I.

          Mahasiswa memilih perusahaan tersebut agar mereka dapat mengetahui bahwa sampah plastik dapat diolah kembali menjadi barang yang dapat digunakan sebagai alat perabot rumah tangga. Sampah yang selama ini kita anggap tidak bernilai ternyata dapat menjadi barang yang memiliki nilai jual. “ujar pak Trisno selaku dosen pengantar manajemen dan bisnis“. 

          Kegiatan study tour ini, dimana Mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok agar bisa lebih teratur dalam menjalankan kegiatan ini. Setiap kelompok memiliki kakak pendamping tersendiri.  Selama kegiatan ini berlangsung mahasiswa bisa mempertanyakan apa saja tentang perusahaan itu kepada kakak pendamping kelompok. Agar dapat mengetahui bahwa begitu pentingnya sampah plastik untuk diolah kembali.

          Salah satu mahasiswa bertanya kepada manager perusahaan, apa alasannya, mengapa mesti sampah plastik yang dijadikan usaha? Sedangkan masih banyak usaha lain yang bisa didirikan selain mengelola sampah plastik?  “Tanya salah satu Mahasiswa”

          Alasan mengapa kami mendirikan perusahaan yang beda dari yang lain itu karena agar sampah-sampah plastik yang mencemari lingkungan akan mengurangi populasi lingkungan yang menimbulkan berbagai macam penyakit. “Jawab Manager Perusahaan”.

          Dari hasil kegiatan tersebut, banyak hal yang sangat berharga untuk diketahui, karena selain pengetahuan mengenai pengelolaan sampah menjadi barang yang siap pakai, perusahaan itupun banyak memberikan kesempatan buat masyarakat yang kesulitan ekonomi untuk ikut serta dalam menjalankan usaha tersebut.